Pengembangan dan Implementasi SI MarketPlace

Unipdu Warna

                                                                                                                                                  

Di susun Oleh :

Nama                        : Dian ahmad (4114037)

Dosen Pengampu   :  Endang Kurniawan S.Kom., M.M. CEH, CHFI, CIPM.

 PROGRAM S1 SISTEM INFORMASI

UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM JOMBANG

2015/2016

BAB I

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang

Saat ini kebutuhan manusia dalam berjual-beli semakin menaningkat, ini disebabkan adanya pola pergeseran hidup manusia ke arah yang lebih berkembang. Dengan pemanfaatan internet hal ini dapat terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akan terjadi keefisiansian waktu, biaya dan resource, sehingga akan menghasikan output yang optimal. Disisi lain kebutuhan akan berjual-beli itu terhalangi oleh adanya jarak dan waktu, terkadang kita membutuhkan akses pedagan maupun penjual yang berada di negara yang berbeda.

2.Perumusan Masalah

Adapun Perumusan masalah dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi berikut :

  1. Apa pengertian Marketplace

  2. Apa saja kelebihan dan Kekurangan Marketplace ?

  3. Bagaimana Evolusi Marketplace?

  4. Apa saja tipe Marketplace ?

3 .Tujuan 

Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi berikut :

  1. Mengetahui pengertian Marketplace.

  2. Untuk mengetahui apa kelebihan dan kekurangan Marketplace.

  3. Untuk mengetahui Evolusi dari marketplace

  4. Mengetahui apa saja tipe Marketplace.

Bab II

Pembahasan

1. Pengertian Marketplace

Marketplaces adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk bertukar barang dan jasa dengan uang atau dengan barang dan jasa lain secara nyata. Marketspace dalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk bertukar barang dan jasa dengan uang atau dengan barang dan jasa lain, melalui media elektronik. Media elektronik yang dipakai adalah komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet.

2. Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

  • Kelebihan marketplaces

    pembeli dan penjual bisa bertransaksi secara langsung, -transaksi lebih jelas dan kecurangan dalam bisnis kemungkinannya kecil

  • Kelemahan marketplaces

    tidak efisien waktu dan tempat, – pembeli dan penjual tidak bisa melakukannnya dalam jarak jauh, mereka harus bertemu langsung.

3. Evolusi Marketplace

Di dalam dunia maya, secara prinsip, Marketplace berkembang melalui empat tahapan evolusi berdasarkan konsep yang dikembangkan oleh Warran D. Raisch. Keempat tahapan evolusi tersebut masing-masing adalah: Commodity Exchanges, Value-Added Services, Knowledge Networks, Value Trust Networks.

–     Commodity Exchanges

      Awal terbentuknya sebuah Marketplace adalah dimana terdapat berbagai pihak atau entiti yang memiliki tujuan utama dalam berdagang. Sifat komoditas yang paling cocok diperdagangkan dalam Marketplace adalah produk atau jasa. Alasannya adalah karena selain sesuai dengan karakteristik transaksi dagang yang cepat dan berjangka pendek, barang-barang komoditas ini mudah sekali menentukan harganya sehingga tidak sulit jika dipertukarkan secara internasional (dengan memakai standar pembayaran semacam kartu kredit dan transfer bank).

–     Value-Added Services

      Evoulusi selanjutnya dari Marketplace adalah akan terbentuknya sebuah tempat dimana terciptanya sebuah bentuk-bentuk penawaran baru terhadap metode jual-beli yang sudah ada di suatu pasar konvensional. Filosofi utama yang mendasari jenis perdagangan ini adalah suatu pandangan yang mengatakan bahwa setiap konsumen (atau calon pembeli) adalah unik, sehingga mereka sebenarnya mengharapkan untukmemperoleh atau dapat membeli produk atau jasa yang khusus sesuai dengan kebutuhan atau kesukaan masing-masing individu. Dengan kata lain, perusahaan harus mampu menghasilkan dan menawarkan produk atau jasa yang dapat ditambahsulam-kan (tailor made) sesuai dengan keinginan unik pelanggan. Selain variasi produk yang dapat disesuaikan, harga, cara pengiriman, lama garansi, jenis asuransi, dan hal-hal lain pun dapat dipilih sesuka hati konsumen. Di Marketplace, hal ini sangat mudah dilakukan karena banyak sekali aspek-aspek penciptaan produk atau jasa yang dapat dengan mudah di-digitalisasi-kan. Semakin hal serupa tidak dapat dilakukan di pasar konvensional, semakin besar value added yang ditawarkan oleh Marketplace. Industri dengan produk -produk yang dapat di digital-kan merupakan primadona di Marketplace ini seperti: media dan publikasi, musik dan rekaman, hiburan, kurir, dan lain sebagainya.

–     Knowledge Networks.

      Evolusi ketiga dari Marketplace adalah sebuah perkumpulan yang berbasiskan pengetahuan. Dalam hal ini hal yang menjadi titiknya adalah sumber daya manusia dengan kompetensi dan keahlian yang beragam. Interaksi antara perusahaan dengan mitra bisnis, stakeholder (yang berkepentingan), dan konsumen merupakan tidak hanya merupakan sebuahkomunikasi pasif belaka, namun di dalamnya terkandung aspek-aspek pengetahuan yang secara sadar atau tidak saling dipertukarkan. Lihatlah bagaimana dengan hanya berbekal fasilitas browsing dan situs-situs portal, seseorang yang sangat awam di bidang tertentu dalam waktu singkat dapat memiliki berbagai referensi berharga berkualitas tinggi untuk dipelajari. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa hanya dengan berbekal email dan situs (homepage), seorang individu dapatmengembangkan bisnis dengan berbagai sumber daya data dan informasi yang telah tersedia gratis di internet. Di samping itu, perusahaa n pun dapat “belajar” banyak dari perusahaan-perusahaan lain, baik yang merupakan mitra bisnis atau pun para pesaingnya. Konsumen pun menjadi bertambah “pintar” karena hampir tidak ada lagi hal yang dapat disembunyikan oleh para penjual produk atau jasa. Hampir tidak ada lagi produk atau jasa dengan kualitas buruk yang mampu bertahan lama di pasaran karena konsumen akan “diberitahu” oleh sumber-sumber lain melalui internet mengenai produk atau jasa yang buruk mutunya tersebut. Marketplace ini secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas perdagangan di dalam kehidupan manusia, karena sudah tidak ada lagi yang dapat dikelabui atau “dibodohi” oleh siapapun. Setiap tawaran, ajakan, data, maupun informasi dapat dengan mudah dicek kebenarnnya di internet.

–     Value Trust Network

      Evolusi terakhir dari Marketplace adalah value trust network. Evolusi terakhir dari e-marketplace ini merujuk pada sebuah jaringan yang merupakan bertemunya berbagai individu, komunitas, institusi, perusahaan, bisnis, pemerintah, negara, dan entiti lainnya. Sebuah workgroup akan terbentuk di dalam sebuah dunia maya dengan berbagai dan bermacam-macam kepentingannya masing-masing. Interaksi ini akan terwujud jika jaringan dari sebuah marketplace dapat dipercaya dalam konteks ini adalah security yang aman. Berbagai prasyarat yang harus dipenuhi oleh Marketplace untuk menuju kepada lingkungan tersebut di antaranya adalah: faktor keamanan dalambertransaksi, jaminan privasi dalam berkomunikasi, adanya standar pertukaran informasi antar institusi yang disepakati, dan berlakunya hukum dunia maya yang efektif.

4. Tipe-tipe Marketplace

  • Private marketplaces

Biasanya dimiliki oleh perusahaan perorangan. Sebuah perusahaan akan menjual produk baik secara customization atau standard. Misalnya : Cisco. Ini lebih mirip seperti sebuah B2C storefront. Bentuk ini sering disebut one to many, satu penjual ke banyak pembeli atau Sell Side marketplaces

Sedangkan jika sebuah perusahaan membeli dari banyak pemasok, tipe ini disebut many to one, banyak penjual ke satu pembeli atau Buy Side marketplaces. Misalnya Rafless Hotel membeli kebutuhan dari banyak pemasok.

  • Public marketplaces

Biasanya pasar B2B. Mereka dimiliki oleh pihak ketiga yang menjual atau membeli perusahaan (consortium) dan mereka melayani banyak penjual dan banyak pembeli. Pasar ini sering kita ketahui dengan sebutan exchange (misalnya stock exchange, Bursa Efek).

Mereka mengumumkan ke public dan diatur oleh pemerintah atau pemilik exchange.

BAB III

KESIMPULAN

Semakin pesat perkembangan akan teknologi informasi, membuat banyak bidang usaha yang telah mengembangkan bisnisnya berbasis Marketplace.Marketplace juga memiliki keamanan yang bisa dipercaya Karena semua transaksi dilakukan oleh system.Semakin pesat perkembangan akan teknologi informasi, membuat banyak bidang usaha yang telah mengembangkan bisnisnya berbasis Marketplace.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s